ANALISIS FAKTOR PRIORITAS MAHASISWA DALAM MEMILIH JURUSAN DENGAN
FUZZY ANALITIC HIERARCHY PROCESS
Benny Sofyan Samosir1, Wiwik Novitasari2, Safran Efendi Pasaribu3
(1,2,3)Dosen Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Article history Abstract
Submission : 18/7/ 2018
Revised : -
Accepted : 20/8/2018
University is the institution engaged in public service namely
education services needs to identify the student candidates on
education product, develops educational products and
implements marketing activities to attract the attention of the
student candidates. The purpose of this study is to determine
priority consideration for students in choosing a study program
at the College. The method used in this study is Fuzzy Analysis
Hierarchy Process (FAHP), with the results of the study, the
order's rank criteria factor (Study Program profile, Infrastructure,
The Activity of study Program and Rules of Conduct), the rank
order of the sub factor infrastructure criteria (Quality of College
Building, Library, Sport Facilities, Laboratory), the order of subcriteria
rank factor of study Program profile ( lay out and
Accreditation of study program, the length of the Study,
Graduates Lecturer), a sequence of sub criteria ranking factors
study program of activities (Seminar, Community Service,
fieldtrip, Research), and the sequence of sub-criteria rank factor
of the order of (Lectures, students number, Clothing, Leaves).
Keyword:
Private University, Study
Program, Fuzzy
Hierarchy process
Analysis
Pendahuluan
Kita tidak dapat memungkiri bahwa
manusia memiliki keterkaitan yang erat dengan
pendidikan, dengan pengertian luas pendidikan
adalah segala aktifitas dalam kehidupan yang
memiliki pengaruh perkembangan individu
sebagai pengalaman belajar yang berlangsung
diseluruh lingkungannya dan selama kehidupan
manusia itu berlangsung. Pendidikan juga
merupakan suatu bentuk perjuangan setiap
manusia agar dapat memperbesar potensi yang
terdapat dalam dirinya melalui tahapan –
Jurnal Karya Pendidikan Matematika Vol 5 No 2 (2018) E ISSN : 2549 – 8401 P ISSN : 2339-2444
2
http://jurnal.unimus.ac.id/index.php/JPMat/index
tahapan pembelajaran yang dialaminya selama
kehidupannya berlangsung.
Perguruan tinggi adalah salah satu
diantara sekian banyak lembaga
penyelenggaraan yang juga pengembang
pendidikan yang memiliki fungsi utamanya
meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat,
bangsa juga negara. Pada perguruan tinggi,
kegiatan pendidikan yang ditempuh difokuskan
pada satu bidang konsentrasi keilmuan yang
diminati dengan tujuan agar dapat fokus
mengembangkan potensi diri sesuai dengan
dunia kerja yang diminati. Kebutuhan
masyarakat luas utamanya para generasi muda
dalam menggapai kesuksesan berkarir serta
menyiasati persaingan yang ketat pada dunia
kerja, merupakan salah satu faktor pendukung
munculnya begitu banyak jumlah perguruan
tinggi yang menyebar di negara ini, serta faktor
itu jugalah mungkin yang mendukung
munculnya jenis jenis perguran tinggi yang
menawarkan berbagai konsentrasi bidang ilmu
di negara ini.
Perguruan tinggi swasta adalah pilihan
alternative bagi masyarakat yang berkeinginan
kuat untuk mengeyam pendidikan pada jenjang
perguruan tinggi namun memiliki nasib yang
kurang beruntung lulus pada proses seleksi di
perguruan tinggi negeri, Jumlah perguruan
tinggi swasta utamanya di Negara ini yakni
indonesia berjumlah cukup besar. Hal ini
mengakibatkan persaingan yang kuat antar
perguruan tinggi swasta dalam menarik minat
calon mahasiswa untuk mendaftar di kampus
yang dioperasikan oleh masing masing
penyelenggara.
Perguruan tinggi swasta juga
merupakan salah satu diantara sekian banyak
pemasar pendidikan yang juga penting
memberlakukan kegiatan mengidentifikasi
calon mahasiswa terhadap produk ruang
lingkup pendidikan. meningkatkan produk
ruang lingkup pendidikan dan memberlakukan
promosi untuk menarik perhatian dan memberi
tanggapan yang erat dari calon mahasiswa.
Kelebihan perguruan tinggi swasta dalam hal
menarik minat calon mahasiswa semakin
ditingkatkan. Baik itu dari sisi prestasi, sisi
tampilan fisik, hingga dari sisi fasilitas yang
akan dipergunakan oleh calon mahasiswa.
Perguruan tinggi swasta adalah salah satu jenis
perusahaan penyedia layanan jasa yang
bergerak dibidang jasa pendidikan. Dimasa
sekarang ini dengan banyaknya lahir perguruan
tinggi swasta, dirasa penting mengetahui
standar perguruan tinggi yang berkualitas.
Penawaran pelayanan jasa perguruan tinggi
kepada masyarakat luas khusunya generasi
muda di negeri ini semakin beraneka ragam,
yang mengakibatkan persaingan antar
perguruan tinggi sawasta dalam memikat calon
mahasiswa semakin ketat.
Mahasiswa merupakan sumber daya
yang begitu penting pada Perguruan Tinggi.
Semakin besar jumlah mahasiswa pada
perguruan tinggi identiknya linier dengan
peningkatan mutu serta kepercayaan dari publik
pada lembaga itu. Dilain sisi, lahirnya
mahasiswa pada perguruan tinggi juga menjadi
faktor penentu sumber pendanaan pada
perguruan tinggi tersebut guna biaya
operasional, terlebih perguruan tingginya
adalah perguruan tinggi swasta yang mana
sumber operasional kampus tersebut tidak
ditanggung oleh negara seperti perguruan tinggi
negeri pada umumnya.
Calon mahasiswa baru dalam hal
memilih konsentrasi bidang keilmuan/ program
studi di jenjang perguruan tinggi tentunya
memiliki kriteria kriteria atau faktor faktor
penilaian yang berkaitan dengan bidang
keilmuan yang akan dipilih pada target kampus
pilihannya. Informasi kampus serta program
studi identiknya dicari dari berbagai referensi /
sumber, diantaranya situs web kampus yang
menjadi target pilihan calon mahasiswa, koran,
spanduk, orang tua, temannya sendiri, dan
sebagainya. Informasi yang dicari oleh calon
mahasiswa diantaranya tentang lokasi kampus,
sarana prasarana, kegiatan kemahasiswaan, tata
tertib, akreditasi, lama waktu kuliah,dll pada
konsentrasi bidang ilmu / program studi yang
akan dipilih. Beranjak dari pemikiran seperti
itulah maka dianggap perlu mengadakan
penelitian tentang faktor- faktor pengambilan /
penarikan kebijakan keputusan dari calon
mahasiswa dalam memilih konsentrasi bidang
keilmuan pada kampus yang menjadi target
pilihannya, guna melihat faktor - faktor mana
sebenarnya yang memiliki korelasi tererat yang
menjadi faktor penilaian bagi calon mahasiswa
dalam menentukan pilihan kampus / program
studi sehingga perguruan tinggi swasta tidak
mengalami kegagalan dalam pembangunan
kampusnya sehingga bisa fokus dalam
Jurnal Karya Pendidikan Matematika Vol 5 No 2 (2018) E ISSN : 2549 – 8401 P ISSN : 2339-2444
3
http://jurnal.unimus.ac.id/index.php/JPMat/index
pembangunan yang berkaitan dengan faktor
faktor yang menjadi indikator penilaian para
calon mahasiswa dalam memilih perguruan
tinggi swasta.
Faktor pendukung pengambilan
keputusan untuk membeli salah satu produk
dipengaruhi oleh faktor perbedaan individu,
pengaruh lingkungan dan proses psikologis.
Faktor – factor ini berguna untuk pengendali
pasar guna mengidentifikasi para pembeli
potensial terhadap suatu produk, meningkatkan
produk serta menerapkan promosi untuk
menarik minat para konsumen (Umar, Riset
Pemasatan Perilaku Konsumen, 2003). Merujuk
dari kutipan ini Perguruan Tinggi, harus mampu
mengetahui factor faktor penentu keputusan
dari para generasi muda khususnya calon
mahasiswa/i agar memilih perguruan tinggi
yang sesuai dengan pilihan minat ( jurusan )
calon mahasiswa/i tersebut
Beranjak dari latar belakang yang telah
dipaparkan di atas, peneliti merumuskan
permasalahan dalam penelitian ini dengan lebih
menitik beratkan pada “Analisis Faktor
Prioritas Mahasiswa Dalam Memilih Jurusan di
Kota Padangsidimpuan Dengan Fuzzy Analitic
Hierarchy Process ?”
.
Penelitian ini bertujuan untuk
mendapatkan informasi mengenai faktor
Prioritas yang menjadi pertimbangan kebijakan
penentuan pilihan bagi mahasiswa dalam
memilih konsentrasi bidang keilmuan / Program
Studi pada Perguruan Tinggi Swasta di wilayah
kota padangsidimpuan. Yang diharapkan dapat
menjadi masukan bagi pengelola penyedia
layanan jasa dalam hal ini bidang pendidikan
Perguruan Tinggi Swasta untuk memantapkan
strategi pemasarannya dengan merujuk dari
hasil Penelitian ini.
manfaat yang dapat diperoleh dari
penelitian ini:
1. Secara teoritis, penelitian ini berguna
untuk memperbanyak referensi penelitian
tentang faktor - faktor yang berhubungan
dengan teori kebijakan pengambilan
keputusan dan strategi pemasaran pada
usaha yang bergerak dibidang pelayanan
jasa dalam hal ini lebih focus membahas
pelayanan jasa dalam bidang pendidikan .
2. Secara akademis, penelitian ini dapat
disumbangkan kepada Perguruan Tinggi,
khususnya Perguruan Tinggi Swasta,
dalam rangka menambah rujukan bahan
pertimbangan bagi pihak pengelola/
manajemen dalam menentukan strategi
pemasaran perguruan tinggi / Program
Studi.
3. Secara praktis, sebagai sumbang
pemikiran dan saran kepada pembaca dan
nantinya dapat digunakan sebagai
referensi pada penelitian penelitian
selanjutnya.
Analytic Hierarchy Process
Analytic Hierarchy Process (AHP)
merupakan salah satu dari sekian banyak
pilihan metode yang mampu menyelesaikan
permasalahan permasalahan berwujud Multi
Criteria Decision Making yang dipelopori oleh
seorang Ahli dalam dunia Matematika bernama
Thomas Lorie Saaty sering juga di tulis Thomas
L.Saaty. Analytic Hierarchy Process (AHP)
sering digunakan dalam penelitian - penelitian
yang berkaitan dengan sifat manusia, analisis
pemikiran serta pengukuran yang berguna
dalam menyelesaikan permasalahan kualitatif
atau kuantitatif. Analytic Hierarchy Process
(AHP) merupakan metode yang memiliki sifat
luwes, saat digunakan menyelesaikan
permasalahan, Analytic Hierarchy Process
(AHP) memberikan pertimbangan berupa
intuitif selain pertimbangan ilmiah yang dapat
menampung sifat alamiah manusia dibanding
metode lain yang terkadang bersifat memaksa
responden dalam cara berfikir yang justru
berlawanan dengan nurani si responden dalam
penelitian.
Landasan aksiomatik dari Analytical Hierarchy
Process (AHP) terdiri dari :
a. Reciprocal Comparison, yang berarti
matriks perbandingan berpasangan yang
terbentuk harus bersifat berkebalikan.
b.Homogenity, yang berarti membandingkan
atau memberikan penilaian pada sesuatu hal
yang sama.
c.Dependence, yang berarti setiap level
mempunyai hubungan satu sama lain
dengan level lainniya
d.Expectation, yang berarti mengedepankan
penilaian yang sifatnya ekspektasi serta
preferensi dari pengambilan keputusan.
Saat melakukan penilaian kerap terjadi
ketidak konsistensian pemikiran ataupun
Jurnal Karya Pendidikan Matematika Vol 5 No 2 (2018) E ISSN : 2549 – 8401 P ISSN : 2339-2444
4
http://jurnal.unimus.ac.id/index.php/JPMat/index
penialaian dari responden, pada metode
Analisis Hierarki Proses hal ini menjadi sesuatu
hal yang perlu untuk diperhatikan. Oleh sebab
itu Thomas L Saaty dalam metode yang
membesarkan namanya ini mengevaluasi dan
memberlakukan nilai konsistensi, nilai ini di
dapat dengan menggunakan formula
=
( −
( − 1)
… (1)
Selanjutnya menentukan nilai batasan ketidak
konsistenan, dimana menenetukan nilainya
dengan menggunakan perbandingan nilai rasio
konsistensi (CR) menggunakan formula
= … (2)
Fuzzy Analisis Hierarki Proses
Metode Fuzzy Analisis Hierarki Proses
merupakan suatu metode analisis yang
dikembangkan dari Analisis Hierarki Proses,
Metode Fuzzy Analisis Hierarki Proses (FAHP)
pertama kali diusulkan oleh seroang peneliti
bernama Chang yang memiliki tujuan serta
pemikiran meskipun Analisis Hierarki Proses
biasa digunakan dalam menangani kriteria
kualitatif dan kuantitatif namun Fuzzy Analisis
Hierarki Proses dianggap lebih baik dalam
mendeskripsikan keputusan yang sifatnya
samar-samar dibanding Analisis Hierarki
Proses, ini dikarenakan kita tidak dapat
memungkiri dalam kehidupan sehari hari sering
dihadapkan dengan situasi demikian dalam
memberi keputusan pada permasalah -
permasalahan hidup. (Lu J, Zang, 2007)
Metode Fuzzy menggunakan ratio
fuzzy yang sering diistilahkan dengan sebutan
Tringular Fuzzy Number dan Ratio Fuzzy ini
biasa dipergunakan dalam proses Fuzzyfikasi
pada metode ini. Tringular Fuzzy Number ini
berasal dari tiga unsur fungsi keanggotaan yang
mana nilai terendah disebut dengan Low
disinggkat (L) nilai tengah disebut Medium
disingkat (M) serta nilai tertinggi disebut Upper
disingkat (U). (Anshori yusuf, 2012)
Tahapan – Tahapan Fuzzy Analisis Hierarki
Proses
Langkah - langkah pengerjaan metode
Fuzzy Analisi Hierarki Proses sebagai berikut:
1. Membuat struktur hierarki masalah yang
akan diselesaikan dan menentukan
perbandingan matriks berpasangan antar
kriteria dengan skala Tringular Fuzzy
Number (TFN)
2.Menentukan nilai sistesis fuzzy (Si) prioritas
dengan menggunakan formula:
=
1
Σ Σ
… (4)
Dimana:
= , , … (5)
3.Menentukan nilai vektor (V) dan nilai
Ordinat Defuzzifikasi (d) jika hasil yang
didapat pada setiap matrik fuzzy, ≥
( = , , dan = ( , , )
sehingga nilai vector dapat di rumuskan
sebagai berikut :
( ≥ )
= sup[min( ( ), min( ( )))] … (6)
4.Normalisasi nilai bobot vektor fuzzy (W)
setelah dilakukan normalisasi dari
persamaan didapat Nilai bobot vektor yang
ternormalisasi menggunakan rumus berikut:
( ( ), ( ), … , ( ) … (7)
(Chang 1996)
Penelitian Terdahulu
Doraid dalalah (2010) dalam
penelitiannya yang berjudul Aplication of the
analytic hierarchy process (AHP) in Multi
Criteria Analysis of the selection of cranes
menyatakan Analitic hierarchy process mampu
memberikan solusi pada pengambilan
keputusan pemilihan jenis crane untuk bidang
kerja konstruksi. Pada penelitiannya doraid
dalalah (2010) menuliskan dengan
menggunakan skala lisan membuat
pengambilan keputusan lebih mudah dalam
Jurnal Karya Pendidikan Matematika Vol 5 No 2 (2018) E ISSN : 2549 – 8401 P ISSN : 2339-2444
5
http://jurnal.unimus.ac.id/index.php/JPMat/index
pemberian bobot penilaian dalam kasus yang
diteliti.
Wahyudi Setiawan (2015) pada
penelitiannya yang berjudul penerapan metode
Fuzzy Analytical Hierarchy Process untuk
pemilihan supplier batik madura menyatakan
supplier dipilih berdasarkan pada kriteria
kriteria yang telah ditetapkan perusahaan.
Pemilihan suppilier penting dilakukan dengan
tujuan meminimalkan biaya pengeluaran dan
meningkatkan daya saing. Untuk memilih
supplier pemenang digunakan metode Fuzzy
Analytical Hierarchy Process karena dianggap
lebih bagus dalam pengambilan keputusan.
Rouyendegh (2012) menggunakan
metode Fuzzy Analytic Hierarchy Process, pada
penelitiannya yang berjudul Selection Of
Academic Staff Using The Fuzzy Analitic
Hierarchy Process Rouyendegh (2012)
menyatakan bahwa, masalah yang dihadapi
dalam proses seleksi staff akademik merupakan
masalah yang erat kaitannya dngan penialaian
tidak mutlak, dalam penelitian rouyendegh
(2012) menggunakan pembobotan dengan
metode Tringular Fuzzy Number.
Nurma Agus Sari (2014) dengan judul
penelitian “ Sistem Pendukung Keputusan
Pemilihan Mahasiswa Berprestasi
Menggunakan Metode Analytical Hierarchy
Process (AHP)” penelitian ini bertujuan untuk
untuk menentukan mahasiswa yang pantas
diberi penghargaan sebagai Mahasiswa
Berprestasi dan berhak mengikuti pemilihan
mahasiswa berprestasi di tingkat nasional.
Antono Adhi (2010) dengan judul
penelitian “Pengambilan Keputusan Pemilihan
Handphone Terbaik Dengan Analytical
Hierarchy Process (Ahp)” penelitian ini
bertujuan untuk dapat mengambil keputusan
dalam penentuan handphone terbaik dari tiga
alternatif merek handphone dengan beberapa
kriteria melalui metode Analytical Hierarchy
Process (AHP).
Metode Penelitian
Penelitian ini merupakan penelitian yang
mencerminkan penelitian bersifat deskriptif.
dalam analisis data penelitian ini Peneliti
menggunakan Metode Fuzzy Analytic
Hierarchy Process (FAHP). Data yang
dipergunakan pada penelitian ini merupakan
data berjenis primer dimana peneliti
mendapatkan informasi tentang data yang
dibutuhkan dalam penelitian ini secara langsung
bertemu dengan responden yang menjadi
sampel pada penelitian ini. (Suryano,2008).
Hasil Penelitian dan Pembahasan
a.Matriks perbandingan berpasangan
antar criteria
Sarana
prasara
na
Profil
Prodi
Kegi
atan
Prodi
Tata
terti
b
Sarana
Prasara
na
1 1 1 1 1 3 4 6 8 3 5
7
Profil
Prodi
1/3 1/1
1/1
1 1 1 5 7 9 3 5
7
Kegiat
an
Prodi
1/8 1/6
1/4
1/9
1/7
1/5
1 1 1 1 2
4
Tata
tertib
1/7 1/5
1/3
1/7
1/5
1/3
1/4
1/2
1/1
1 1
1
Nilai sintesis fuzzynya
L M U
S1 0.199 0.403 0.860
S2 0.206 0.434 0.814
S3 0.049 0.102 0.246
S4 0.033 0.059 0.120
bobot kriteria berturut turut sebagai berikut :
0.582, 0.526, 0.055, -0.164 ( Profil Prodi,
Sarana Prasarana, Kegiatan Prodi, Tata Tertib).
b.Matriks perbandingan berpasangan antar sub
kriteria sarana prasarana
Mut
u
Ged
ung
Perpust
akaan
Laborat
orium
Sar
ana
Ola
h
Rag
a
Mutu
Gedung
1 1
1
1 2 4 3 5 7 1 3
5
Perpust
akaan
1/4
1/2
1/1
1 1 1 1 3 5 1 1
3
Laborat
orium
1/7
1/5
1/3
1/5 1/3
1/1
1 1 1 1 2
4
Sarana
Olah
1/5
1/3
1/3 1/1
1/1
1/4 1/2
1/1
1 1
1
Jurnal Karya Pendidikan Matematika Vol 5 No 2 (2018) E ISSN : 2549 – 8401 P ISSN : 2339-2444
6
http://jurnal.unimus.ac.id/index.php/JPMat/index
Raga 1/1
Nilai sintesis fuzzynya
L M U
S1 0.160 0.481 1.271
S2 0.087 0.240 0.747
S3 0.062 0.154 0.473
S4 0.047 0.123 0.299
bobot Sub Kriteria sarana prasarana berturut
turut sebagai berikut : 0.71, 0.40, 0.15, -0.27 (
Mutu Gedung Kuliah, Perpustakaan, Sarana
Olah Raga, Laboratorium).
c.Matriks perbandingan berpasangan antar sub
kriteria profil prodi
Lam
a
Stud
i
Lulus
an
Dosen
Akredit
asi
Prodi
Leta
k
Pro
di
Lama
Studi
1 1
1
3 5 7 1/5 1/3
1/1
1/6
1/4
1/2
Lulusan
Dosen
1/7
1/5
1/3
1 1 1 1/7 1/5
1/3
1/8
1/6
1/4
Akredit
asi
Prodi
1 3
5
3 5 7 1 1 1 1/4
1/2
1/1
Letak
Prodi
2 4
6
4 6 8 1 2 4 1 1
1
Nilai sintesis fuzzynya
L M U
S1 0.098 0.213 0.499
S2 0.031 0.050 0.100
S3 0.118 0.307 0.736
S4 0.180 0.421 0.998
bobot sub kriteria profil prodi berturut turut
sebagai berikut : 0.46, 0.32, 0.23, -0.02 ( Letak
Prodi, Akreditasi Prodi, Lama Studi, Lulusan
Dosen).
d.Matriks perbandingan berpasangan antar sub
kriteria Kegiatan Prodi
Semi
nar
Peng.
Masyar
akat
Peneli
tian
Field
trip
Semina
r
1 1 1 3 5 7 3 5 7 2 4 6
Peng.
Masyar
akat
1/7
1/5
1/3
1 1 1 1 3 5 1 1 3
Peneliti
an
1/7
1/5
1/3
1/5 1/3
1/1
1 1 1 1/6
1/4
1/2
Fieldtri
p
1/6
1/4
1/2
1/3 1/1
1/1
2 4 6 1 1 1
Nilai sintesis fuzzynya
L M U
S1 0.216 0.531 1.225
S2 0.075 0.184 0.544
S3 0.036 0.063 0.165
S4 0.084 0.221 0.495
bobot Sub Kriteria kegiatan prodi berturut turut
sebagai berikut : 0.885, 0.066, 0.065, 0.06 (
Seminar, Pengabdian Masyarakat, Fieldtrip,
Penelitian).
e.Matriks perbandingan berpasangan antar sub
kriteria tata tertib
Pakai
an
Cu
ti
NPM/
NIM
Perkulia
han
Pakaian 1 1 1 3
5
7
1/5 1/3
1/1
1/4 1/2
1/1
Cuti 1/7
1/5
1/3
1
1
1
1/9 1/7
1/5
1/8 1/6
1/4
NPM/N
IM
1 3 5 5
7
9
1 1 1 1/6 1/4
1/2
Perkulia
han
2 4 6 4
6
8
2 4 6 1 1 1
Jurnal Karya Pendidikan Matematika Vol 5 No 2 (2018) E ISSN : 2549 – 8401 P ISSN : 2339-2444
7
http://jurnal.unimus.ac.id/index.php/JPMat/index
Nilai sintesis fuzzynya
L M U
S1 0.092 0.197 0.456
S2 0.028 0.043 0.081
S3 0.147 0.325 0.707
S4 0.186 0.433 0.958
bobot Sub Kriteria tata tertib berturut turut
sebagai berikut : 0.43, 0.35, 0.23, -0.03 (
Perkuliahan, NPM/NIM, Pakaian, Cuti).
Simpulan dan Saran
Simpulan
Urutan perangkingan perhitungan fuzzy
Analisis Hierarki Proses untuk faktor kriteria
dan faktor sub kriteria pada penelitian ini
sebagai berikut:
a. Faktor kriteria 0.582, 0.526, 0.055, -
0.164 ( Profil Prodi, Sarana Prasarana,
Kegiatan Prodi, Tata Tertib).
b. Faktor sub kriteria sarana prasarana
0.71, 0.40, 0.15, -0.27 ( Mutu Gedung
Kuliah, Perpustakaan, Sarana Olah
Raga, Laboratorium).
c. Faktor sub kriteria Profil Prodi 0.46,
0.32, 0.23, -0.02 ( Letak Prodi,
Akreditasi Prodi, Lama Studi, Lulusan
Dosen).
d. Faktor sub kriteria Kegiatan Prodi
0.885, 0.066, 0.065, 0.06 ( Seminar,
Pengabdian Masyarakat, Fieldtrip,
Penelitian).
e. Faktor sub kriteria Tata tertib 0.43,
0.35, 0.23, -0.03 ( Perkuliahan,
NPM/NIM, Pakaian, Cuti).
Saran
Peneliti berharap penelitian ini bisa
menjadi bahan masukan / pemberi informasi
terkait strategi pemasaran bagi pengelola
Perguruan Tinggi Swasta khususnya di wilayah
Kota Padangsidimpuan dalam hal memikat
minat calon Mahasiswa untuk mendaftar pada
Perguruan Tinggi yang dikelola oleh masing
masing pihak pengelola Perguruan Tinggi
Swasta di Kota Padangsidimpuan. Selain itu
peneliti berharap penelitian ini bisa menjadi
referensi bagi peneliti lain yang akan
melakukan penelitian yang relevan dengan
masalah dan metode yang digunakan pada
penelitian ini. Selanjutnya kekurangan pada
penelitian ini hendaknya dapat dikembangkan
oleh peneliti selanjutnya.
Ucapan Terima Kasih
Tim peneliti mengucapkan terima kasih
kepada Kemenristekdikti yang telah membantu
pendanaan sehingga penelitian ini dapat
terlaksana.
Daftar Pustaka
Saaty, T.L 1993. Pengambilan Keputusan Bagi
Para Pemimpin, Proses Hirarki
Analitik untuk Pengambilan Keputusan
dalam Situasi yang Kompleks.Pustaka
Binama Pressindo.
Saaty, T.L and Luis G. Vargas. 2006. Decision
Making With The Analytic Network
Process. Pittsburg, USA : University of
Pittsburg.
Saaty, T.L. 2008. The seven pillars of the
analytic hierarchy process. Pittsburg,
USA: University of Pittsburgh.
Lu, J, Zang, G, Ruan, D & Wu, F 2007, Multi
Objective Group Decision Making:
Methods, Software and Applications
With Fuzzy Set Technique, Imperial
College Press, London
Anshori yusuf, 2012, Pendekatan Triangular
Fuzzy Number Dalam Metode Analytic
Hierarchy Process, Jurnal Ilmiah
Foristek Vol. 2, No. 1, Maret 2012
Chang, DY, 1996, “ Theory And Methodology:
Applications of The Extent Analysis
Method on Fuzzy AHP”, European
Journal Of Operational Research, vol
95, pp. 649 -655.
Dalalah Doraid, Al-Oqla Faris, Hayajneh
Mohammed, (2010), Application of the
Analytic Hierarchy Process (AHP) In
Multi Criteria Analysis of the Selection
of the Cranes, Jordan Journal of
Mechanical and Industrial Engineering
Volume 4 Number 5, November 2010
Setiawan Wahyudi, Pujiastutik Reny (2015)
Penerapan Metode Fuzzy Analytical
Hierarchy Process Untuk Pemilihan
Supplier Batik Madura,
jurnal.ftumj.ac.id/indekx.php/semnaste
k
Rouyendegh BD, Erkan T.E (2012) Selection of
Academic Staff Using The Fuzzy
Analytic Hierarchy Process, Technical
Gazette 19, 4 (2012), 923 – 929
Jurnal Karya Pendidikan Matematika Vol 5 No 2 (2018) E ISSN : 2549 – 8401 P ISSN : 2339-2444
8
http://jurnal.unimus.ac.id/index.php/JPMat/index
Sari, Nurma Agus, Dkk. 2014 Sistem
Pendukung Keputusan Pemilihan
Mahasiswa Berprestasi Menggunakan
Metode Analytical Hierarchy Process
(AHP). Jurnal TIKomSiN
Adhi, Antono. 2010. Pengambilan Keputusan
Pemilihan Handphone Terbaik Dengan
Analytical Hierarchy Process (AHP).
Dinamika Teknik Vol. IV, No. 2.
Suryano.2008.Metodelogi Penelitian kesehatan.
Jogjakarta : Mitra Cendikia Press
Husein Umar. 2003, Riset Pemasatan dan
Perilaku Konsumen, Gramedia Pustaka
Pertama
Tidak ada komentar:
Posting Komentar